Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Profit taking

Take Profit (Realisasikan Keuntungan) pada Saham EXCL - XL Axiata Tbk

Pada tanggal 22 Mei yang lalu, penulis menyampaikan ada peluang di saham EXCL, uraiannya klik di sini . Tanggal 9 Juni pada sesi I penulis memutuskan melakukan aksi take profit dan exit pada harga @Rp2.450 . Dari sebuah transaksi ini penulis memperoleh marjin keuntungan bersih 10-15%. Berikut disajikan screenshot penjualan saham EXCL tersebut: Chart :  Keputusan exit tersebut dilatar-belakangi oleh chart EXCL s/d tanggal 8 Juni 2021 yang disajikan di bawah ini. Chart berikut menyajikan data s/d tgl. 9 Juni 2021: Dari chart di atas terlihat bahwa i ndikator MACD terlihat masih menanjak dan berada >0 (Baik). Indikator RSI terlihat mulai menurun dari angka 70 ( overbought area ). Indikator garis MA ( moving average ) juga masih oke yang ditunjukkan oleh 3 garis MA dengan periode terpendek s/d yang lebih panjang (warna Hijau - Kuning - Merah Muda) yang masih tersusun berurutan dari atas ke bawah. Namun, indikator Candlestick terlihat mulai menurun dan membentuk Lower Hi...

Take Profit di Saham PTRO

Tanggal 5 Mei 2021 penulis menyampaikan bahwa ada peluang di saham PTRO (1990). Ulasannya klik di sini . Tanggal 21 Mei penulis terpaksa merealisasikan keuntungan ( take profit ) dengan menjualnya di harga Rp2.010,- Melalui satu aksi jual ini penulis merealisasikan marjin keuntungan bersih (NPM) <5% . Berikut ini disajikan screenshot penjualan saham.  Alasan melakukan penjualan saham PTRO karena: (1) masa hak dividen ( cum dividend ) sudah lewat dan penulis mendapatkan dividen dari saham PTRO ini, yang akan dibayar pada tanggal 3 Juni 2021;  (2) IHSG berada < EMA200 (Negatif) sehingga penulis mengambil keputusan untuk mengumpulkan kas untuk nantinya bisa melakukan pembelian/ akumulasi di harga yang lebih baik, dan (3) chart saham PTRO berikut ini yang terlihat kurang baik: Dari chart di atas terlihat:  1. Indikator MACD hampir menyentuh angka 0, namun histogram dalam lima hari terakhir yang <0 mengindikasikan bahwa harga sedang bergerak Negatif ; ...

Aksi Ambil Untung Sebagian Pada Saham ITMG

  Pada tanggal 1 September 2020 , penulis berpendapat bahwa ada peluang pada saham ITMG ( Indo Tambangraya Megah Tbk ). Pendapat dan analisa penulis dituangkan pada link ITMG ini . Kenaikan harga saham ITMG yang cukup signifikan pada hari Senin tanggal 16 November 2020 menjadi dasar bagi penulis untuk mengaktifkan trailing stop melalui menu/fitur auto order . Aksi tersebut dilakukan untuk mengamankan keuntungan "yang sudah di tangan" ( floating profit ), mengantisipasi jika ternyata ke depannya harga berpotensi turun secara cukup signifikan juga. Penulis tidak bisa memantau pergerakan bursa saham setiap jamnya sehingga sering mengandalkan fitur auto order ini (baik untuk buy maupun untuk sell ). Berikut disajikan screenshot setingan auto order sell -nya.  Pada hari Kamis tanggal 19 November 2020 , pergerakan harga saham ITMG telah memenuhi kriteria trailing stop yang telah di set-up sebelumnya. Sebagian saham ITMG penulis pun terjual di harga Rp9.975/lembar . Atas t...

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ). 

Profit Taking Pada Saham ASGR

Sebelumnya disampaikan bahwa ada peluang di saham ASGR pada link ini . Pada tanggal 9 Oktober sore hari, secara online , diperoleh informasi bahwa besaran dividen interim yang akan dibayarkan oleh ASGR senilai Rp5/lembar dengan CumDate tgl. 14 Oktober dan akan dibayar tgl. 20 Oktober 2020. Pada saat itu harga ASGR di Rp740/lembar sehingga Dividend Yield nya adalah 5/740*100 atau DY hanya 0.68% . Karena yield -nya sangat kecil maka penulis mengantisipasi risiko keuangan berupa penurunan harga ke depannya karena kekecewaan para investor ritel. Penulis pun melakukan sell order di harga Rp740 dan berhasil terjual. Dengan penjualan tersebut penulis merealisasikan keuntungan bersih pada range 5-10% . Screenshot penjualan tersebut adalah sebagai berikut: Contacts : Trading santai di saham ( Telegram channel ); @saelsita (Instagram); @LowFreqTrading (Twitter). 

Aksi Ambil Untung (Profit Taking) Pada Saham BJBR (BPD Jabar dan Banten)

Pada tanggal 10 Juli 2020 disampaikan bahwa "Ada peluang di saham Bank Jabar Banten - BJBR" yang disajikan pada ( klik ) link BJBR ini . Penulis melakukan aksi Jual pada tanggal 4 Agustus 2020 dan merealisasikan keuntungan karena indikator MACD terlihat mulai melandai turun yang juga dikonfirmasi oleh indikator 2 garis MA dengan periode terpendek dan 5 candlesticks terakhir yang terlihat  downtrend . sebagaimana ditunjukkan oleh chart berikut ini: Portfolio penulis di BBTN pun terjual pada harga @Rp920,- Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( net profit margin ) 7,7% dari satu transaksi ini. Screenshotnya disajikan berikut ini: Bagi para pemula yang sedang berinvestasi atau trading saham di Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), yang ingin memperoleh rekomendasi saham secara GRATIS , mari bergabung di Telegram channel ( click ) Trading santai di Saham . Rekomendasi yang diberikan adalah dengan menggunakan pendekatan fundamental yang kemudian dikombinasikan dengan tech...

Aksi Ambil Untung (Profit Taking) Pada Saham BBTN (Bank Tabungan Negara Persero Tbk)

Pada tanggal 1 Juli 2020 disampaikan bahwa "Ada peluang di saham bank BTN - BBTN" yang disajikan pada ( klik ) link BBTN ini . Penulis melakukan aksi Jual pada tanggal 4 Agustus 2020 dan merealisasikan keuntungan karena indikator MACD terlihat melandai turun yang juga dikonfirmasi oleh indikator 2 garis MA dengan periode terpendek dan 3 garis VMA dengan periode terpendeknya sebagaimana ditunjukkan oleh chart berikut ini: Portfolio penulis di BBTN pun terjual pada harga @Rp1.240,- Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( net profit margin ) 3,9% dari satu transaksi ini. Screenshot nya disajikan berikut ini: Bagi para pemula yang sedang berinvestasi atau trading saham di Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), yang ingin memperoleh rekomendasi saham secara GRATIS , mari bergabung di Telegram channel ( click ) Trading santai di Saham . Rekomendasi yang diberikan adalah dengan menggunakan pendekatan fundamental yang kemudian dikombinasikan dengan technical analysis/chart . Ten...

Profit Taking Pada Saham SHIP

Sesuai rekomendasi yang diberikan pada channel Telegram premium rekomendasi saham, penulis melakukan spread sell pada saham SHIP dan clear position pada saham ini. Keputusan ini diambil berdasarkan analisa teknikal ( chart ) dan karena SHIP memasuki periode CumDividend pada tanggal 30 Juli 2020. Dividen yang akan dibayarkan adalah Rp16/saham dengan ExDividend pada tanggal 3 Agustus 2020. Penulis melakukan aksi jual ( sell ) SHIP pada tanggal 29 & 30 Juli 2020. Sebelumnya, penulis juga telah menjual sebagian portfolionya di saham SHIP pada harga 595-600 yang telah dipublish pada link ini . Berikut ini disajikan screenshot spread sell tersebut:  Spread sell  saham SHIP pada tanggal 29 Juli 2020: Spread sell  saham SHIP pada tanggal 30 Juli 2020: Penulis : Telegram channel (gratis) : Trading santai di saham Instagram : @saelsita Twitter : @LowFreqTrading

Ambil Untung Sebagian Pada Saham SHIP

Pada tanggal 23 Juni 2020, disampaikan bahwa ada peluang di saham SHIP  klik ( Ada Peluang di Saham Sillo Maritim Perdana Tbk - SHIP ) . Sesuai prediksi yang disajikan, penulis mengaktifkan fitur trailing stop -nya pada area resisten terdekat di harga 600 ( highest sejak tanggal 25 Juni 2020) untuk sebagian kecil porsi (mengurangi bobot)  sahamnya   untuk mengantisipasi penurunan harga ke depannya. Ternyata pergerakan harga saham SHIP pada hari ini mengenai trailing stop yang telah di-set penulis. Sebagian kecil saham  SHIP  pun terjual di harga Rp600 dan Rp595/saham. Dari transaksi ini penulis menghasilkan Net Profit Margin ( NPM ) 7,4% . Saham ini masih berpotensi menuju major resisten terdekatnya di 635-640 (jika mampu melewati high di 610). Screenshotnya penjualan tersebut terlampir berikut ini: Bagi pemula yang sedang berinvestasi atau trading di saham, yang ingin memperoleh rekomendasi saham ( GRATIS! ) mari bergabung di Telegram channel (klik)...

Profit Taking Sebagian di Saham Total Bangun Persada Tbk (TOTL)

Pada tanggal 19 Juni 2020, disampaikan bahwa ada peluang di saham TOTL ( klik disini ). Sesuai prediksi yang disajikan, karena tidak dapat memantau pergerakan harga setiap jamnya dan menurunnya volume perdagangan hariannya, Penulis mengaktifkan fitur trailing stop -nya pada 1 tick di bawah minor resisten di harga 326 (High tanggal 27 Maret & 8 Juni 2020)  untuk sebagian kecil porsi sahamnya dalam rangka mengantisipasi penurunan harga ke depannya . Ternyata pergerakan harga saham TOTL pada hari ini mengenai trailing stop yang telah di-set penulis. Sebagian kecil saham TOTL pun terjual di harga 318/saham. Dari transaksi ini penulis menghasilkan Net Profit Margin (NPM) 7,8% . Saham ini masih berpotensi menuju major resisten terdekatnya di 404-416.  Screenshotnya  penjualan terlampir berikut ini: Bagi pemula di saham yang ingin memperoleh rekomendasi saham ( GRATISS ) dengan kecenderungan menggunakan pendekatan fundamental, mari bergabung di Telegram channel ...

Profit Taking pada Saham MNCN Dengan Keuntungan Bersih (NPM) 50-60% (Closed Position)

Pada hari Jumat tanggal 12 Juli 2016, pergerakan harga saham  PT Media Nusantara Citra Tbk  atau  MNCN  men-trigger  Auto Sell  yang Penulis sudah atur sebelumnya pada aplikasi online trading saham. Sisa p ortfolio  Penulis pada saham MNCN akhirnya  terjual  seluruhnya di harga  Rp1380/lembar  saham. Atas aksi jual tersebut, Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( Net Profit Margin ) di kisaran  50%-60% . Berikut dilampirkan  screenshot  penjualan saham MNCN tersebut. Setelah penjualan saham tersebut, Penulis tidak memiliki posisi lagi pada saham MNCN . Penjualan portfolio penulis pada saham MNCN sebelumnya dapat dilihat pada link ini .     Penulis: Twitter: @LowFreqTrading , Telegram Channel: t.me/SaelsitaStocks

Profit Taking pada Saham SSIA Dengan Keuntungan Bersih (NPM) 5-10%

Pada hari Senin tanggal 10 Juni 2016, pergerakan harga saham PT Surya Semesta Internusa Tbk atau SSIA melewati antrian Jual yang Penulis sudah atur sebelumnya pada aplikasi online trading saham. Portfolio Penulis pada saham SSIA akhirnya terjual di harga Rp620/lembar saham. Atas aksi jual tersebut, Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( Net Profit Margin ) di kisaran 5%-10% . Sebelumnya, Penulis juga telah melakukan profit taking dengan keuntungan bersih 10-20% yang diuraikan pada link ini . Berikut dilampirkan screenshot penjualan saham SSIA tersebut. Setelah penjualan saham tersebut, Penulis tinggal memiliki sedikit saham SSIA. Ke depannya, Penulis tinggal melakukan average down ( accumulate / add weight ) jika saatnya sudah tiba untuk kembali masuk di saham SSIA. Berikut ini disajikan chart saham SSIA per mid day perdagangan pada tanggal 11 Juni 2019. Berdasarkan Chart SSIA di atas, Penulis memprediksi bahwa, dalam jangka pendek, harga pasar saham SSIA m...

Profit Taking pada Saham MNCN Dengan Keuntungan Bersih (NPM) 30-40%

Pada hari Senin tanggal 10 Juni 2016, pergerakan harga saham PT Media Nusantara Citra Tbk atau MNCN men-trigger Auto Sell yang Penulis sudah atur sebelumnya pada aplikasi online trading saham. Portfolio Penulis pada saham MNCN akhirnya terjual di harga Rp1195/lembar saham. Atas aksi jual tersebut, Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( Net Profit Margin ) di kisaran 30%-40% . Berikut dilampirkan screenshot penjualan saham MNCN tersebut. Setelah penjualan saham tersebut, Penulis tinggal memiliki sedikit saham MNCN yang masih akan Penulis simpan selama tidak ada perubahan fundamental (kinerja Keuangan) yang signifikan pada emiten tersebut. Ke depannya, Penulis tinggal melakukan average down ( accumulate / add weight ) jika saatnya sudah tiba untuk kembali masuk di saham MNCN. Berikut ini disajikan chart saham MNCN per mid day perdagangan pada tanggal 11 Juni 2019.  Berdasarkan Chart MNCN di atas, Penulis memprediksi bahwa, dalam jangka pendek, harga pas...

Profit Taking di Saham KBLI dengan Net Profit Margin 50%-60%

Pada hari Senin tanggal 10 Juni 2016, pergerakan harga saham PT KMI Wire and Cable Tbk atau KBLI men-trigger Auto Sell yang Penulis sudah atur sebelumnya pada aplikasi online trading saham. Portfolio Penulis pada saham KBLI akhirnya terjual di harga Rp575/lembar saham. Atas aksi jual tersebut, Penulis merealisasikan keuntungan bersih ( Net Profit Margin ) di kisaran 50%-60% . Berikut dilampirkan screenshot penjualan saham KBLI tersebut.  Setelah penjualan saham tersebut, Penulis tinggal memiliki sedikit saham KBLI yang akan Penulis simpan terus selama tidak ada perubahan fundamental (kinerja Keuangan) pada emiten tersebut. Ke depannya, Penulis tinggal melakukan average down ( accumulate / add weight ) jika saatnya sudah tiba untuk kembali masuk di saham KBLI. Berikut ini disajikan chart saham KBLI per penutupan perdagangan pada tanggal 10 Juni 2019.  Berdasarkan Chart KBLI di atas, Penulis memprediksi bahwa, dalam jangka pendek, harga pasar saham KBLI mas...

Profit Taking Sebagian pada Saham KBLI dengan NPM 40-50%

Pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2019, harga saham PT KMI Wire and Cable Tbk yang telah listing di Bursa Efek Indonesia dengan kode KBLI dibuka di harga dibuka di harga 530 tetapi ditutup di harga 510 ( Turun ). Jika dibandingkan dengan harga yang terbentuk pada hari perdagangan sebelumnya, maka candle yang terbentuk berwana Merah (turun) tetapi candle tersebut tidak menunjukkan terbentuknya posisi harga Lower Low (LL) dan Lower High (LH) melainkan membentuk posisi harga Higher Low (HL) dan Higher High (HH). Penulis memperkirakan bahwa penurunan harga KBLI tersebut kemungkinan "dikondisikan" oleh pemodal besar. Chart KBLI per tanggal 28 Mei 2019 disajikan di bawah ini: Karena posisi floating profit penulis pada saham KBLI sudah cukup signifikan dan indikator RSI yang berimpit (berpotensi untuk deathccross ), posisi penulis cenderung ke mitigasi risiko Keuangan berupa potensi penurunan harga pasarnya. Penulis pun mengambil posisi Sell on Strength (SoS) di malam...

Profit Taking (Sebagian) pada Saham KBLI Dengan NPM 25%-35%

Pada Maret 2018 penulis pernah menuliskan adanya peluang keuntungan pada harga pasar saham KBLI atau PT KMI Wire and Cable Tbk . Ulasannya ada pada link KBLI ini . Peluang yang penulis maksudkan merupakan hasil analisis atas kinerja fundamental perusahaannya yang belum tercermin secara linear pada harga pasar sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Ternyata, setelah masuk dalam shortlist saham yang akan dipantau, harga sahamnya terus turun. Penulis baru masuk (sebagian) pada saham KBLI pada bulan Juni 2018 di harga 370-an. Setelah masuk, ternyata harga pasar KBLI malah turun terus. Penulis pun terus mengikuti penurunan harga saham tersebut dan melakukan beberapa kali average down karena percaya bahwa dalam jangka panjang harga pasar saham akan mengikuti kinerja fundamentalnya.  Pada hari Jumat tanggal 17 mei 2019, harga saham KBLI ditutup di harga 484. Harga tersebut merupakan penurunan hari ke-4 setelah ditutup pada harga penutupan tertinggi di harga 540 pada tanggal 13 Mei 2019. B...

Profit Taking (Jual) Pada (Sebagian) Saham SSIA

Pada tahun 2018, penulis pernah menyusun sebuah ulasan mengenai saham PT Surya Semesta Internusa atau # SSIA . Link -nya ada disini . Pada hari Kamis, tanggal 18 April 2019, harga pasar saham SSIA mengenai trailing stop yang sudah di-set oleh penulis sehingga sebagian saham SSIA tersebut pun terjual di dua harga, yaitu harga Rp635 /lembar & Rp670 /lembar saham. Atas aksi Jual tersebut, penulis merealisasikan keuntungan bersih ( NPM ) pada kisaran 10%-15% dan 15%-20% .  Berikut ini disajikan screenshot atas aksi Jual/Sell atas sebagian portfolio penulis pada saham SSIA : Setelah aksi Jual atau Sell pada saham SSIA tersebut, penulis masih mempunyai sedikit portfolio pada saham SSIA sebagaimana disajikan pada screenshot berikut ini: Penulis: @LowFreqTrading ( Twitter ) @SaelsitaStocks ( Telegram ).

Profit Taking Pada Saham PT Jasa Marga (Persero) #JSMR (2)

Sebelumnya penulis pernah mem-posting aksi Sell /Jual atas sebagian portfolionya pada saham PT Jasa Marga atau JSMR . Pada hari Kamis, tanggal 18 April 2019, harga pasar saham JSMR mengenai trailing stop yang sudah di- set oleh penulis, sehingga saham JSMR pun terjual di harga Rp6.225 ,-/lembar. Atas aksi jual tersebut, penulis merealisasikan keuntungan bersih ( NPM ) di kisaran 20%-25% .  Berikut ini disajikan screenshot aksi Jual/Sell atas saham JSMR tersebut: Setelah aksi Jual kedua pada saham JSMR tersebut, penulis masih mempunyai sedikit portfolio pada saham JSMR sebagai sebagaimana disajikan pada screenshot di bawah ini: Penulis: @LowFreqTrading ( Twitter ) @SaelsitaStocks ( Telegram ).

Profit Taking Sebagian di Saham #JSMR

Saya pernah mem-post trading plan saya pada link ini terkait saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk atau dengan kode #JSMR pada Bursa Efek Indonesia. Tanggal 1 April 2019, saya merealisasikan keuntungan dari sebagian kecil portfolio saya pada saham JSMR karena ada sedikit potensi penurunan harga pasarnya jika dianalisis menggunakan Chart .  Berikut disajikan screenshot posisi portfolio saya pada saham JSMR tersebut:  Dari penjualan saham tersebut saya memperoleh keuntungan bersih (NPM) di kisaran 10%<NPM<20%. Berikut ini disajikan screenshot penjualan saham JSMR tersebut: Penulis: @LowFreqTrading ( Twitter ) @SaelsitaStocks ( Telegram )

Profit Taking at PNBS With Net Profit Margin 7% (Rounded)

On 12 March 2018, the author sold his/her portfolio at Rp84 per share with Net Profit Margin (NPM) around 7%. The buying call was indicated in this link . Below is the screenshot of the Trade (Sold) Confirmation.  Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading;  Telegram : t.me/SaelsitaStocks;  Facebook : Saelsita Stocks.