Skip to main content

Ada Peluang di Saham Bank BTN - BBTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BBTN merupakan perusahaan BUMN. Saat ini, fokus bisnis Bank BTN dikonsentrasikan pada tiga sektor, yakni KPR dan Perbankan Konsumer (KPR bersubsidi, KPR Non Subsidi, Kredit perumahan lainnya dan kredit konsumer, simpanan giro, simpanan tabungan dan deposito), Perumahan dan Perbankan Komersial (Kredit konstruksi, Kredit Mikro dan Usaha Kecil Menengah, serta Kredit Korporasi lainnya, simpanan giro dan deposito), serta Perbankan Syariah (pembiayaan konsumer syariah dan pembiayaan komersial syariah, giro syariah, tabungan syariah dan deposito syariah). Shareholders-nya antara lain: NKRI (>5%) adalah sebesar 60% dan masyarakat (<=5%) adalah sebesar 40%. 

Berikut disajikan chart saham BBTN per 30 Juni 2020

Hasil analisa atas chart di atas adalah sebagai berikut: 
1. Indikator MACD berada di atas garis 0 (walaupun agak landai) yang mengindikasikan bahwa pergerakan harga sahamnya masih Positif walaupun pergerakannya lambat/tipis; 
2. Indikator RSI berada >50 walaupun pergerakannya mendatar. Hal ini mengindikasikan bahwa harga masih bisa naik namun kemungkinan pergerakannya lambat/kecil; 
3. Dengan candlestick, terlihat sejak 24 Juni 2020 pergerakan harga saham BBTN cenderung Naik walaupun kekuatannya masih lemah. 5 candles terakhir mengindikasikan tren kenaikan harga tersebut; 
4. 3 buah periode garis moving average harga (PMA) mulai dari  periode jangka pendek terpendek s/d PMA dengan periode jangka pendek yang lebih panjang yang tersusun berurutan mulai dari atas ke bawah mengindikasikan bahwa harga saham ini dalam jangka pendek sedang uptrend
5. 2 garis volume moving average (VMA) mulai dari yang terpendek ke yang agak pendek tersusun sistematis dari atas ke bawah. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam jangka pendek telah terjadi kenaikan volume perdagangan hariannya. 

Opini (with disclaimer):
Dalam jangka pendek, harga saham BBTN (1245) masih berpeluang Naik dengan minor resisten pada range harga 1295-1305 (R1) dan resisten terdekat (potential returns) pada range harga 1450-1545 (R2) dan berikutnya pada range 1750-1795 (R3). Support-nya sendiri (downside risk) berada pada range harga 1065-1050 (S1) kemudian di 960-950 (S2). 

Contacts
Telegram channel (klik): Trading santai di saham
Instagram: @saelsita
Twitter: @LowFreqTrading

Comments

Popular posts from this blog

Profit Taking (Partially) at JSMR With Net Profit Margin 10.9%

Today, JSMR was closed at 5350 with opening at 5425, highest at 5500, and lowest at 5275. JSMR's RSI line formed dead cross formation on Aug 3 and the closing price was below its shortest MA's line. With today's closing price, the MACD line also formed dead cross formation. Thus, the writer decided to sell some of its portfolio at the post closed period. Thus realize the net profit margin around 10.9% . #NPM Below is the screenshot of the sell trade. Contacts : Twitter      : @LowFreqTrading Telegram  : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ). 

Profit Taking (Closed All Position) at BMTR

Sebelumnya saya telah menjual sebagian portfolio saya di saham BMTR (Global Mediacom Tbk). Detail -nya dapat dilihat disini . Hari ini saya menjual sisa portfolio saya di saham BMTR karena 3 candle terakhir pada saham BMTR membentuk formasi Lower Low ( LL ) dan Lower High ( LH ). Sisa BMTR saya terjual di 650 pada saat post-closed . Sebenarnya keputusan ini cukup spekulatif karena indikator yang lain, walaupun belum mendeteksi sinyal reversal , tetapi mengindikasikan bahwa penurunannya mulai tertahan. Indikator yang dimaksud adalah bahwa: 1) Hari ini harga BMTR ditutup naik Rp10 ke 650, dan 2) indikator RSI terlihat mendatar/flat walaupun masih berada dekat area overbought . Berikut ini disajikan chart  saham BMTR per penutupan perdagangan di hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading Telegram : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks