Skip to main content

Ada Peluang di Saham IDPR - PT Indonesia Pondasi Raya Tbk

 About

PT. Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) atau terkadang dikenal sebagai Indopora sebagian besar bergerak di bidang piling, penahan dinding, dan perbaikan tanah. Indopora didirikan pada tahun 1977 oleh Ir. Yang Suryahimsa. Melalui jalur bisnis utama ini, Indopora secara konsisten memberikan layanan konstruksi pondasi untuk berbagai proyek pembangunan dan infrastruktur, mulai dari perumahan, rumah ibadah, rumah sakit, dan gedung pencakar langit hingga jalan, jembatan, dan underpasses. Seiring waktu, Indopora berkembang pesat dan menangani serangkaian proyek di seluruh Indonesia. PT Indonesia Pondasi Raya Tbk bergerak di bidang Jasa konstruksi pondasi, meliputi pembuatan pondasi, dinding penahan tanah, perbaikan tanah, pengujian tiang, dan lain-lain (Stockbit.com).


Chart

Berikut ini disajikan chart IDPR yang diambil dari salah satu platform perusahaan sekuritas berskala nasional: 



Pendapat

Indikator MACD >0 (membentuk sudut lancip) mengindikasikan bahwa harga sedang bergerak Positif. Indikator RSI >=70 mengindikasikan bahwa ada kekuatan Beli yang cukup besar pada saham IDPR dan saat ini hampir memasuki zona overbought (jenuh beli). Indikator Candlestick menunjukkan pola three white soldiers (berwarna Hijau) dan membentuk Higher High (HH) & Higher Low (HL). Indikator garis MA5 (Hijau) telah breakout garis MA200, dan berada di atas dua garis MA lainnya dengan periode yang lebih panjang secara sistematis (garis berwarna Kuning - Biru) yang mengindikasikan bahwa harga bergerak dalam tren Positif. Indikator garis VMA dalam posisi breakout dengan garis VMA dengan periode yang lebih panjang berikutnya. Keempat indikator teknikal yang digunakan penulis mengindikasikan bahwa harga IDPR sedang bergerak Positif/naik. Namun, posisi RSI yang hampir memasuki zona overbought mengindikasikan bahwa jika RSI memasuki zona tersebut, ada kemungkinan harga akan berkonsolidasi terlebih dahulu. Penulis berpendapat ada peluang di saham IDPR. Traders jangka pendek dapat mengambil posisi, tetapi untuk traders jangka menengah dapat mengambil posisi setelah harganya berkonsolidasi. Atas pendapat tersebut, penulis memberikan disclaimer


Disclaimer

Pendapat di atas disusun berdasarkan pengetahuan dan kemampuan terbaik yang dimiliki oleh Penulis. Namun, Penulis tidak menjamin kepastian bahwa pendapat yang diberikan adalah akurat dan handal. Tulisan dan pendapat di atas tidak pernah bermaksud untuk mempengaruhi pendapat dan keputusan para pembaca. Dengan membaca, para pembaca telah setuju membebaskan penulis dari seluruh tanggung jawab. Pembaca bertanggung jawab sepenuhnya atas keputusan dan tindakannya, termasuk atas segala akibatnya.  


Contacts

Email: simtar11@gmail.com

Tweet: @LowFreqTrading

Instagram: Saelsita Capital

Telegram channel: Simple investing ideas atau klik di sini

Comments

Popular posts from this blog

Profit Taking (Partially) at JSMR With Net Profit Margin 10.9%

Today, JSMR was closed at 5350 with opening at 5425, highest at 5500, and lowest at 5275. JSMR's RSI line formed dead cross formation on Aug 3 and the closing price was below its shortest MA's line. With today's closing price, the MACD line also formed dead cross formation. Thus, the writer decided to sell some of its portfolio at the post closed period. Thus realize the net profit margin around 10.9% . #NPM Below is the screenshot of the sell trade. Contacts : Twitter      : @LowFreqTrading Telegram  : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking (Closed All Position) at BMTR

Sebelumnya saya telah menjual sebagian portfolio saya di saham BMTR (Global Mediacom Tbk). Detail -nya dapat dilihat disini . Hari ini saya menjual sisa portfolio saya di saham BMTR karena 3 candle terakhir pada saham BMTR membentuk formasi Lower Low ( LL ) dan Lower High ( LH ). Sisa BMTR saya terjual di 650 pada saat post-closed . Sebenarnya keputusan ini cukup spekulatif karena indikator yang lain, walaupun belum mendeteksi sinyal reversal , tetapi mengindikasikan bahwa penurunannya mulai tertahan. Indikator yang dimaksud adalah bahwa: 1) Hari ini harga BMTR ditutup naik Rp10 ke 650, dan 2) indikator RSI terlihat mendatar/flat walaupun masih berada dekat area overbought . Berikut ini disajikan chart  saham BMTR per penutupan perdagangan di hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading Telegram : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ).