Skip to main content

Ada Peluang di Saham Astra Agro Lestari - AALI


PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) merupakan suatu perusahaan, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dimana pabriknya berlokasi di Kalimantan Selatan. Perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1995. Perusahaan ini merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk. Pemegang saham mayoritasnya antara lain: Publik (masing-masing <5%) dan PT Astra Internasional Tbk. Profil singkat AALI disajikan disini


Berikut ini disajikan Chart harian saham AALI dalam 150 hari perdagangan terakhir. Pada tanggal 21 Maret 2018, harga pasar saham AALI dibuka di harga 13.050, tertinggi di 13.925, terendah di 13.050, dan ditutup di harga 13.850. 



Indikator RSI terlihat dalam posisi Golden Cross yang mengindikasikan bahwa dalam jangka pendek pergerakan harga cenderung positif ke depannya. Hal ini dikonfirmasi oleh indikator Candlestick yang dengan badan panjang dan breakout 3 (tiga) garis MA sekaligus. Akan tetapi indikator garis MA dan VMA-nya masih terlihat netral. 

Pendapat:
Kesempatan di saham AALI ini dapat dimanfaatkan oleh trader/investor di pasar saham dengan strategi Buy On Weakness (BoW) di kisaran harga 13900-13.500. Kisaran harga untuk masuk tersebut sekaligus menjadi support jangka pendek untuk AALI. Resisten terdekatnya ada di harga 14.400-14.800. Untuk mitigasi risiko, cadangkan dana untuk antisipasi potensi penurunan harga. 

Disclaimer:Pendapat ini diberikan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh penulis. Tujuannya adalah sebagai referensi tambahan bagi trader/investor di Bursa Efek Indonesia (IDX). Pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi keputusan (beli, tahan, atau jual) dari para pembaca. Oleh karena itu, penulis tidak bertanggung jawab apapun terhadap keputusan yang diambil oleh para pembacaIt's your action thus it is fully your responsibility!


Contacts:Twitter    : @LowFreqTrading;

Telegram : https://t.me/SaelsitaStocks;
Facebook : Saelsita Stocks.



Comments

Popular posts from this blog

Profit Taking (Partially) at JSMR With Net Profit Margin 10.9%

Today, JSMR was closed at 5350 with opening at 5425, highest at 5500, and lowest at 5275. JSMR's RSI line formed dead cross formation on Aug 3 and the closing price was below its shortest MA's line. With today's closing price, the MACD line also formed dead cross formation. Thus, the writer decided to sell some of its portfolio at the post closed period. Thus realize the net profit margin around 10.9% . #NPM Below is the screenshot of the sell trade. Contacts : Twitter      : @LowFreqTrading Telegram  : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking (Closed All Position) at BMTR

Sebelumnya saya telah menjual sebagian portfolio saya di saham BMTR (Global Mediacom Tbk). Detail -nya dapat dilihat disini . Hari ini saya menjual sisa portfolio saya di saham BMTR karena 3 candle terakhir pada saham BMTR membentuk formasi Lower Low ( LL ) dan Lower High ( LH ). Sisa BMTR saya terjual di 650 pada saat post-closed . Sebenarnya keputusan ini cukup spekulatif karena indikator yang lain, walaupun belum mendeteksi sinyal reversal , tetapi mengindikasikan bahwa penurunannya mulai tertahan. Indikator yang dimaksud adalah bahwa: 1) Hari ini harga BMTR ditutup naik Rp10 ke 650, dan 2) indikator RSI terlihat mendatar/flat walaupun masih berada dekat area overbought . Berikut ini disajikan chart  saham BMTR per penutupan perdagangan di hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading Telegram : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ).