Skip to main content

Peluang di Saham SRTG (Saratoga Investama Sedaya)

SRTG atau PT Saratoga Investama Sedaya Tbk merupakan sebuah perusahaan investasi. Perusahaan investasi ini bergerak di bidang pertanian, perkebunan, telekomunikasi, perdagangan, industri, sumber daya alam, energi, konstruksi, transportasi, jasa keuangan, barang-barang kebutuhan konsumen, jasa pendukung telekomunikasi, dan lain-lain. Pemegang saham utamanya adalah Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga S. Uno. Overviu mengenai perusahaan ini ada disini

Berikut ini disajikan chart harian SRTG per 24 Oktober 2017 jam 11.30 untuk 150 hari sebelumnya, dimana harga terakhir saham SRTG adalah Rp3.490



Berdasarkan chart di atas, terlihat bahwa SRTG sedang bergerak uptrend. Hal ini ditunjukkan oleh 3 (tiga) garis MA yang tersusun secara berurutan dari atas (MA periode panjang) ke bawah (MA periode paling pendek), yaitu garis berwarna hijau, kuning, dan merah. Posisi harga terakhir SRTG (3.490) berada di atas garis MA200-nya yaitu di Rp3.342. Indikator RSI dan MACD juga bergerak condong ke atas. Keterbatasan uptrend ini adalah volume perdagangan yang sangat sedikit (tidak ada perubahan yang signifikan). 

Berdasarkan harga terakhir SRTG (3.490), maka resisten terdekatnya (R1) berada di kisaran harga 3.590-3.650, resisten berikutnya (R2) berada di kisaran harga 3.790-3.900. Sedangkan support terdekatnya (S1) berada di kisaran harga 3.470-3.380, dan support berikutnya (S2) di kisaran harga 3.280-3.190. 

Pendapat:
Berdasarkan uraian di atas, penulis berpendapat bahwa ada peluang di saham SRTG. Strategi yang dapat digunakan adalah BoW (Buy on Weakness) atau BoS (Buy on Support) di S1 di kisaran harga 3.470. Terkait volume perdagangan yang sedikit, sebaiknya pembelian (ataupun akumulasi) dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan area support dan resisten yang diberikan di atas. 

Disclaimer:
Pendapat ini diberikan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh penulis. Tujuannya adalah untuk memberikan referensi tambahan bagi trader/investor di Bursa Efek Indonesia. Pendapat ini tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi keputusan (beli, tahan, atau jual) dari para pembaca. Oleh karena itu, penulis tidak bertanggung jawab apapun terhadap keputusan yang diambil oleh para pembaca. It's your action thus it is fully your responsibility!

Contacts:
Twitter    : @LowFreqTrading
Telegram : https://t.me/SaelsitaStocks
Facebook : Saelsita Stocks

Comments

Popular posts from this blog

Profit Taking (Partially) at JSMR With Net Profit Margin 10.9%

Today, JSMR was closed at 5350 with opening at 5425, highest at 5500, and lowest at 5275. JSMR's RSI line formed dead cross formation on Aug 3 and the closing price was below its shortest MA's line. With today's closing price, the MACD line also formed dead cross formation. Thus, the writer decided to sell some of its portfolio at the post closed period. Thus realize the net profit margin around 10.9% . #NPM Below is the screenshot of the sell trade. Contacts : Twitter      : @LowFreqTrading Telegram  : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking (Closed All Position) at BMTR

Sebelumnya saya telah menjual sebagian portfolio saya di saham BMTR (Global Mediacom Tbk). Detail -nya dapat dilihat disini . Hari ini saya menjual sisa portfolio saya di saham BMTR karena 3 candle terakhir pada saham BMTR membentuk formasi Lower Low ( LL ) dan Lower High ( LH ). Sisa BMTR saya terjual di 650 pada saat post-closed . Sebenarnya keputusan ini cukup spekulatif karena indikator yang lain, walaupun belum mendeteksi sinyal reversal , tetapi mengindikasikan bahwa penurunannya mulai tertahan. Indikator yang dimaksud adalah bahwa: 1) Hari ini harga BMTR ditutup naik Rp10 ke 650, dan 2) indikator RSI terlihat mendatar/flat walaupun masih berada dekat area overbought . Berikut ini disajikan chart  saham BMTR per penutupan perdagangan di hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading Telegram : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ).