Skip to main content

Ada Peluang di Saham PGAS (PT Perusahaan Gas Negara)

PGAS atau PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk merupakan salah satu BUMN (State Own Enterprise/SOE) yang bergerak di bidang penyediaan gas alam untuk kepentingan publik. Pemegang sahamnya antara lain: Pemerintah Republik Indonesia (GoI) sebesar 57% dan Publik (masing-masing <5%) sebesar 43%. Keterangan lainnya tersedia di website ini. Berikut ini disajikan daily chart saham PGAS dengan posisi penutupan hari ini di harga 2170 dengan periode 150 hari ke belakang.




Berdasarkan chart (candlestick) di atas, dapat dilihat bahwa saham PGAS sedang bergerak down trend. Hal ini dikonfirmasi oleh indikator MA yang tersusun secara berurutan dari atas ke bawah dengan posisi garis MA dengan periode terpanjang (berwana coklat) berada pada posisi paling atas sedangkan garis MA dengan periode terpendek berada paling bawah (berwarna hijau). Hal senada juga ditunjukkan oleh indikator MACD yang berada di bawah poin 0 (negatif). Namun, indikator RSI menunjukkan yang sebaliknya karena terlihat bergerak ke atas (walaupun agak mendatar) dan berada di kisaran angka 40-an. Indikasi senada dengan RSI ditunjukkan oleh indikator VMA. Terlihat mulai ada tanda reversal walaupun belum kuat (speculative). Dengan penutupan saham PGAS hari ini di harga 2170, maka support (S1) terdekatnya berada di rentang harga 2170-2120, sedangkan resisten terdekatnya (R1) berada di rentang harga 2240-2300 dan resisten berikutnya (R2) berada di rentang harga 2390-2460. 

Opini:
Penulis berpendapat bahwa dalam jangka pendek, jika harga saham PGAS tidak breakdown S1-nya, maka seseorang dapat melakukan Speculative Buy di sekitar harga S1 tersebut. Jika menguat, maka harga PGAS dapat naik ke R2 jika mampu breakout R1 terlebih dahulu. Lakukan Cut Loss (SL) jika ternyata harga PGAS breakdown S1-nya. 

Disclaimer:
Tulisan ini disusun berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh penulis. Tujuannya adalah untuk memberikan referensi tambahan bagi trader/investor di Bursa Efek Indonesia. Penulis tidak pernah bermaksud untuk mempengaruhi keputusan (i.e. beli, tahan, atau jual) dari para pembaca. Oleh karena itu, penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan yang diambil oleh para pembaca. It's your action thus it is fully your responsibility!

Contacts:
Twitter    : @LowFreqTrading
Telegram : https://t.me/SaelsitaStocks
Facebook : Saelsita Stocks

Comments

Popular posts from this blog

Profit Taking (Partially) at JSMR With Net Profit Margin 10.9%

Today, JSMR was closed at 5350 with opening at 5425, highest at 5500, and lowest at 5275. JSMR's RSI line formed dead cross formation on Aug 3 and the closing price was below its shortest MA's line. With today's closing price, the MACD line also formed dead cross formation. Thus, the writer decided to sell some of its portfolio at the post closed period. Thus realize the net profit margin around 10.9% . #NPM Below is the screenshot of the sell trade. Contacts : Twitter      : @LowFreqTrading Telegram  : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks

Profit Taking Pada Saham LPPF - Matahari Department Store Tbk

Sebelumnya telah disampaikan bahwa ada peluang di saham LPPF pada link LPPF ini . Pembelian telah dilakukan pada tgl. 9 Oktober 2020. Pada tanggal 23 Oktober ( post closed ), penulis melakukan profit taking pada saham LPPF di harga 985 karena munculnya sentimen negatif berupa news kinerja LPPF Q3 yang masih rugi pada link ini . Keputusan merealisasikan keuntungan tipis tersebut diambil karena news tersebut dan pergerakan harga sahamnya yang  downtrend sehingga dilakukan mitigasi risiko capital loss dengan melakukan aksi jual  sahamnya walaupun dengan marjin keuntungan bersih pada kisaran <=5% saja. Berikut disajikan screenshot penjualan saham tersebut.   Contacts : Trading santai di Saham (Telegram channel); @LowFreqTrading (Twitter); @saelsita (Instagram), dan simtar11@gmail.com ( E-mail ). 

Profit Taking (Closed All Position) at BMTR

Sebelumnya saya telah menjual sebagian portfolio saya di saham BMTR (Global Mediacom Tbk). Detail -nya dapat dilihat disini . Hari ini saya menjual sisa portfolio saya di saham BMTR karena 3 candle terakhir pada saham BMTR membentuk formasi Lower Low ( LL ) dan Lower High ( LH ). Sisa BMTR saya terjual di 650 pada saat post-closed . Sebenarnya keputusan ini cukup spekulatif karena indikator yang lain, walaupun belum mendeteksi sinyal reversal , tetapi mengindikasikan bahwa penurunannya mulai tertahan. Indikator yang dimaksud adalah bahwa: 1) Hari ini harga BMTR ditutup naik Rp10 ke 650, dan 2) indikator RSI terlihat mendatar/flat walaupun masih berada dekat area overbought . Berikut ini disajikan chart  saham BMTR per penutupan perdagangan di hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017. Contacts : Twitter    : @LowFreqTrading Telegram : t.me/SaelsitaStocks Facebook : Saelsita Stocks